Pencarian

Shopping cart

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Adam Alis: Si Anak Jakarta yang Kubur Harapan Persija Sekaligus Dekatkan Persib Bawa Piala

✅ Link berhasil disalin!

 

Persib Bandung sukses membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/26 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Dua gol kemenangan Maung Bandung lahir dari kaki Adam Alis.

Kemenangan tersebut terasa spesial. Bukan hanya karena membawa Persib semakin dekat menuju gelar juara, tetapi juga karena sosok penentunya adalah Adam Alis, pemain kelahiran Jakarta yang pernah tumbuh sebagai Jakmania dan bahkan sempat membela Persija.

Adam Alis Setyano, nama lengkapnya, lahir di Jakarta, 19 Desember 1993. Adam memulai karier sepak bolanya dari Persija U-21 sebelum akhirnya menembus tim senior pada 2015 setelah melanglang buana ke klub lain. Dalam sebuah wawancara yang dilansir dari Bola.net, ia bahkan pernah mengaku bahwa bermain untuk Persija merupakan cita-citanya sejak kecil.

"Dulu saya seorang pecinta Persija yang punya cita-cita ingin bermain di Persija, dan alhamdulillah kesampaian," ujar Adam.

Karirnya berlanjut. Adam Alis kemudian merantau ke liga Bahrain bersama East Riffa. Tahun berikutnya, ia kembali ke tanah air dan karirnya juga terus naik membela klub besar liga lokal dan akhirnya di tahun 2024 berlabuh ke Kota Kembang untuk membela Persib Bandung.

Keputusan tersebut bukan hal mudah baginya. Sebagai pemain yang lahir dan besar di Jakarta, Adam mengaku sempat berpikir panjang sebelum menerima tawaran Persib.

“Sebagai orang Jakarta main di Persib kayak berat nampaknya. Dulu impian saya main di Persija,” katanya.

Pada akhirnya, dengan pertimbangan yang matang, Adam pun rela untuk membela tim rival dari tanah kelahirannya. Adam memilih bersikap profesional. Seiring waktu, ia perlahan menunjukkan komitmennya bersama Persib.

“Bajunya biru, ya hatinya juga harus biru sekarang. Dimanapun berada kita harus kerja keras dan kasih yang terbaik.” ujar Adam.

Minggu, 10 Mei 2026, sebenarnya bukan kali pertama Adam Alis merasakan panasnya derbi Persib kontra Persija. Namun, laga ini terasa berbeda karena Persib tengah berada dalam perburuan gelar dengan Borneo FC dan Persija.

Pertandingan kemudian bergulir, pernyataan adam tentang hati yang biru terasa semakin nyata. Di tengah persaingan gelar yang semakin ketat, Adam justru menjadi sosok yang menghancurkan harapan klub masa kecilnya dalam perebutan gelar juara musim ini.

Dua golnya ke gawang Persija bukan sekadar membawa Persib menang dan come back atas Persija. Selebrasi emosional Adam usai mencetak gol seolah menjadi penegas bahwa, hari itu, biru adalah warna yang benar-benar ia perjuangkan.

Artikel Sebelumnya
Refleksi Haye Usai Laga di Bali, Adaptasi Kembali Akibat Ritme Permainan Sering Terhenti
Artikel Selanjutnya
Pergi Untuk Kembali, Coach Djadjang Nurjaman Resmi Jadi Direktur Teknik Persib

Artikel Terkait: