Pencarian

Shopping cart

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

5 Poin Penting Saat Persib Taklukan Sang Rival Persija Jakarta

✅ Link berhasil disalin!

Maung Bandung mengukuhkan diri sebagai Juara Paruh Musim Liga 1 2025/26 usai memenangi laga krusial El Clasico Indonesia kontra rival abadi, Persija Jakarta, Minggu (11/1/2026). 

 

Kendati tak tampil dominan, Bojan Hodak menjalankan strategi secara efektif dan bermain tenang yang menjadi kunci kemenangan Maung Bandung pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) itu.

 

Berikut adalah 5 poin penting di balik kemenangan strategis Persib Bandung:

 

1. A Win Is A Win

 

Kalo soal permainan, kita setuju ya lur kalo Persib tidak bermain cantik dan benar benar mengandalkan counter attack saja, tanpa membangun serangan dengan niat. Tapi tetap saja, strategi man to man yang diterapkan buat permainan Persija ga berkembang. Kedua hal itu adalah sinergi, hemat stamina.

 

2. Big Game Player

 

Ditengah ketidak-efektifan Uilliam Barros sebagai penyerang tengah, duo sayap yang dipasang yakni Beckham dan Berguinho benar benar merepotkan pertahanan Persija. Keduanya yang bukan winger murni, berhasil mengkreasikan beberapa peluang yang akhirnya berujung gol kemenangan. Gak ada obat!

 

3. Pertandingan yang Intens

 

Ya, namanya juga el clasico lur, pasti kedua tim pingin menang dan membawa pride tersendiri bagi kota masing masing. Tapi kedua tim hari ini berhasil "menghibur" dengan ketatnya permainan hari ini. Gokil!

 

5. Mind Games

 

Selain adu taktik, permainan emosional juga bermain di laga ini. Persib, berhasil "memancing" pemain Persija untuk melakukan hal yang diinginkan, tidak fokus dan akhirnya melakukan beberapa hal yang tidak perlu. Ini terbukti ketika friksi malah dibawa sampai keluar lapangan, menunjukan mind games Persib berjalan di laga ini.

 

5. Mematikan Allano

 

Seperti biasa, Coach Bojan selalu menunjuk satu pemain inti lawan untuk tidak bebas berkreasi. Kali ini, Allano sang kreator utama Persija, tidak mampu melawan kedisliplinan dari Dewangga yang dilanjutkan oleh Putros di babak kedua. Pokoknya gaboleh lewat, deh!

 

Kemenangan ini memastikan Persib menjadi juara paruh musim 2025/26. Untuk para suporter diharapkan kondusif yaa, karena rivalitas baiknya hanya ada di dalam lapangan saja, jangan mudah terprovokasi.

 

Tidur enak nih, nuhun ah King Persib!

 

 

Artikel Sebelumnya
Bojan Sanggah Komentar Netizen Soal Kedatangan Thom Haye Merusak Persaingan Liga
Artikel Selanjutnya
Apakah Rezaldi Hehanusa Merupakan "Sosok" yang Tepat?

Artikel Terkait: