Pencarian

Shopping cart

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Menang Lawan PSM, Bojan Hodak Beri Anak Asuhnya Apresiasi dan Kuak Alasan Eliano Tampil Keras

✅ Link berhasil disalin!

Setelah anak asuhnya sukses membungkam PSM Makassar di kandang dengan skor 1-0, Bojan Hodak memberi apresiasi tinggi atas permainan apik yang diberikan kepada para Bobotoh. 

Pelatih asal Kroasia itu mengakui bahwa pertandingan berjalan sulit sesuai prediksinya. Menurutnya, Maung Bandung tampil baik dengan berhasil mencetak gol dan mendapat penalti di paruh pertama. Namun ia juga mengakui ada penurunan intensitas di babak kedua.

"Babak pertama kami bermain baik, mencetak gol, dan mendapat penalti. Di babak kedua kami turun sedikit terlalu dini. Lawan punya kesempatan melalui umpan-umpan silang, tapi kami bertahan dengan sangat baik. Yang terpenting adalah tiga poin," ujar Bojan pada sesi jumpa pers pasca pertandingan Sabtu (27/12/2025).

Dalam laga kontra Juku Eja, Bojan Hodak juga baru memainkan Beckham Putra dan Saddil Ramdani di paruh kedua. Ia menjelaskan bahwa keputusan itu murni untuk kebutuhan taktik dalam meredam permainan PSM Makassar yang acap kali lakukan serangan bola atas.

"Alasan kami memainkan Berguinho dan Uilliam Barros lebih banyak hari ini adalah karena tim mereka (PSM) cukup tinggi dan punya tendangan bebas yang berbahaya. Kita butuh pemain yang tinggi untuk mengantisipasi itu," ungkap pria berkepala plontos tersebut.

Terkait Eliano yang sempat terbawa emosi di tengah laga, Bojan menilai hal tersebut merupakan reaksi normal bagi pemain. Terlebih berlaga pada pertandingan krusial yang disaksikan oleh  Bobotoh di stadion yang penuh.

"Dia (Eliano) berusaha memberikan yang terbaik setiap kali bermain di depan stadion yang penuh. Bagi saya itu normal, dia hanya berusaha untuk menang," jelasnya.

Bojan juga menyoroti gaya bermain Juku Eja yang kerap bermain fisik sehingga  wasit Yudai Yamamoto menghadiahkan 4 kartu kuning ke lawan di babak kedua.

"Lawan sangat bermain fisik dan mendapat banyak kartu kuning karena melakukan tekel di ambang pelanggaran. Mungkin itu yang membuatnya sedikit gugup, tapi dia bermain baik," pungkasnya.

Artikel Sebelumnya
Penyerang WSW, Kosta Barbarouses Nilai Laga Kontra Persib Jadi Ujian Positif bagi Timnya
Artikel Selanjutnya
Persib Ajak Bobotoh ‘Ngariung’ di GBLA Lewat PERSIBDay Festival

Artikel Terkait: